

Berubahnya tubuh setelah melahirkan sering kali membuat para ibu gundah. Berat badan yang tidak kembali ke bentuk semula juga menjadi masalah kebanyakan ibu yang baru melahirkan. Tapi karena sedang menyusui maka diperlukan cara diet ibu menyusui yang aman dan tetap menyehatkan.
Ibu menyusui memerlukan banyak asupan nutrisi ketika sedang menyusui, karena asupan nutrisi tersebut juga dibutuhkan oleh bayi. Apabila kebutuhannya tidak terpenuhi, tubuh akan mengambil cadangan zat gizi untuk memenuhi nutrisi yang ada.
Untuk itu pilih makanan yang sehat untuk ibu menyusui, agar diet yang dilakukan tidak menjadi masalah pada tubuh. Jangan melakukan diet yang terlalu ekstrem yang nantinya akan berdampak buruk pada tubuh Anda dan bayi.
Ketika sedang menyusui tubuh akan membakar kalori dalam jumlah yang cukup banyak. Secara tidak langsung, menyusui akan membuat berat badan turun dengan sendirinya apalagi jika menyusui 6 bulan dan ASI eksklusif.
Berikut ini cara menurunkan berat badan dengan tips cara diet ibu menyusui yang tepat dan juga aman:
Diet untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan yang dilakukan dengan ketat tidak baik dilakukan oleh ibu menyusui. Kebutuhan gizi harian yang harus dipenuhi oleh ibu menyusui cukup banyak dan wajib untuk dipenuhi.
Hal itu disebabkan oleh pemenuhan jumlah kalori di bawah angka normal, akan berisiko menghambat proses dalam memproduksi ASI untuk bayi. Anda juga akan mengalami penurunan berat badan kurang lebih 0,5 – 1 kg per minggu dan tidak boleh lebih dari itu.
Penurunan berat badan lebih dari itu bisa memengaruhi produksi ASI sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit dibanding biasanya dan hal itu tentu tidak baik.
Mengurangi porsi makan dengan drastis juga bisa membuat produksi ASI tiba-tiba menurun. Menurunnya asupan kalori dengan tiba-tiba dan dalam jumlah banyak, juga bisa membuat tubuh mengalami kelaparan terus menerus.
Tubuh pun akan merespon hal itu dengan cara menurunkan jumlah produksi ASI di dalam tubuh. Akan lebih baik jika Anda mengurangi sedikit saja porsi makan secara bertahap dan sedikit demi sedikit.
Hal itu dilakukan selama masih menyusui, sebagai salah satu upaya dalam menjalankan cara diet ibu menyusui secara alami. Tapi pastikan juga asupan zat gizi pada makanan tidak akan berkurang, dari kebutuhan yang sesuai dengan usia ketika sedang menyusui.
Sebaiknya diet setelah melahirkan tidak dilakukan dengan terburu-buru di awal masa melahirkan, atau masa menyusui setelah kelahiran bayi.
Anda akan memerlukan lebih banyak asupan nutrisi di awal kelahiran, untuk mempercepat proses pemulihan setelah masa melahirkan tersebut.
Jika Anda melakukan diet di awal masa kelahiran, maka proses pemulihan tubuh pun akan menjadi lebih lama dan tubuh menjadi lebih sering terasa lelah. Maka jika ingin melakukan diet saat sedang menyusui, sebaiknya lakukan kira-kira 6 – 8 minggu setelah bayi lahir.
Semakin sering Anda menyusui maka akan semakin banyak juga produksi ASI untuk bayi. Langkah ini akan mendukung kelancaran ASI supaya Anda bisa memberi ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama kelahirannya.
Tak hanya menyusuinya langsung melalui payudara, cobalah menggunakan pompa ASI juga untuk melancarkan produksi ASI. Terapkan cara penyimpanan ASI yang tepat supaya kualitasnya selalu bagus ketika diberikan pada bayi dan sesuaikan dengan jadwal menyusui.
Memberi ASI eksklusif dengan teratur juga bisa meningkatkan berat badan jika Anda ingin melakukan diet saat sedang menyusui. Ukuran tubuh pun bisa kembali seperti sedia kala sebelum hamil dengan tubuh yang sehat.
Menyusui ASI eksklusif juga bisa mencegah kehamilan atau yang dinamakan dengan metode amenore laktasi. Metode ini juga akan menjadi KB alami pilihan bagi ibu menyusui yang tidak ingin memiliki anak terlebih dulu setelah melahirkan.
Cara diet ibu menyusui yang aman berikutnya adalah dengan makan makanan sehat. Salah satu upaya mudah yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengubah cara Anda memasak makanan.
Ganti kebiasaan dalam konsumsi makanan yang biasa digoreng dengan makanan yang direbus. Hal itu akan mengurangi jumlah kalori yang diperoleh dari minyak.
Kemudian perbanyak konsumsi buah-buahan dan juga sayur, banyak makan makanan berserat, banyak minum air putih, dan konsumsi makanan berprotein yang mengandung sedikit lemak. Selain itu, hindari konsumsi minuman manis yang tak sehat sebaiknya konsumsi air putih saja.
Untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh yang banyak dengan tidak menambah berat badan, Anda bisa mengonsumsi telur. Telur memiliki banyak jenis nutrisi dan kalori yang dikandungnya sedikit.
Oleh karenanya Anda bisa mendapat banyak nutrisi tanpa harus mengkhawatirkan kalori yang dikandungnya. Untuk informasi selengkapnya mengenai kandungan kalori telur, kunjungi artikel Indofarm yang berjudul “Ternyata Ini Jumlah Kalori Telur Rebus. Masih Aman?“
Meski demikian, sebaiknya Anda pilih telur yang berkualitas agar gizinya maksimal, seperti misalnya telur Indofarm. Telur Indofarm kaya akan omega 3 dan dihasilkan secara organik di peternakan sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, segera kunjungi halaman produk Indofarm.
Selain mengurangi sedikit saja asupan makanan saat menyusui, lakukan juga olahraga dengan teratur. Cara ini lebih baik dibandingkan dengan melakukan diet ketat yang ekstrem.
Tak hanya menurunkan berat badan, tapi olahraga juga bisa menghilangkan stres dan tidur pun dapat lebih nyenyak dari sebelumnya.
Tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat, pilih saja jenis olahraga yang ringan bisa berjalan santai sambil mendorong kereta bayi setiap hari. Kegiatan ini juga dapat membuat otot Anda bekerja dengan baik.
Lakukan olahraga sekitar 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggunya. Untuk melakukan diet saat menyusui, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter agar lebih aman.
Diet untuk ibu menyusui sebenarnga kurang dianjurkan, karena dampaknya bisa mengganggu pemenuhan kebutuhan nutrisi yang seharusnya mengalami peningkatan di masa-masa tersebut. Ibu menyusui usia 19 – 29 tahun setidaknya harus memiliki asupan nutrisi sebanyak:
Sedangkan kebutuhan gizi bagi ibu menyusui yang usianya 30 – 39 tahun yaitu:
Dengan menjalankan cara diet ibu menyusui yang sehat dan juga aman akan menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan setelah melahirkan. Pastikan Anda sudah mengikuti langkah dan tips di atas dengan benar.