

Beberapa orang mungkin masih mempertanyakan tentang boleh atau tidaknya konsumsi telur untuk penderita kolesterol. Pasalnya, telur merupakan salah satu makanan yang memiliki kandungan kolesterol yang tinggi.
Meskipun begitu, telur juga mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti protein, zat besi, kalsium, zinc, vitamin A, vitamin B, dan folat vitamin D. Sehingga kedua hal ini cukup membuat bingung bagi penderita kolesterol yang ingin makan telur.
Lantas, bolehkah penderita kolesterol mengonsumsi telur? Apakah makan telur bagi penderita kolesterol berbahaya? Simak faktanya melalui penjelasan di bawah ini.
Baca Juga: Awas! Ini 10 Ciri Kolesterol Tinggi yang Sering Tidak Disadari
Salah satu alasan mengapa telur dianggap buruk untuk penderita kolesterol adalah karena kandungan kolesterol yang tinggi dalam kuning telur.
Diketahui, dalam satu butir telur utuh mengandung sekitar 185 mg kolesterol, yang semuanya terdapat di kuning telur. Oleh karena itu, telur dianggap sebagai sumber makanan tinggi kolesterol.
Maka tak heran jika banyak penderita kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia yang ragu-ragu untuk mengonsumsi makanan sumber protein hewani tersebut.
Mitos bahwa penderita kolesterol harus menghindari telur sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Sebab kolesterol dalam makanan, termasuk telur, memiliki pengaruh yang lebih rendah pada kolesterol darah dibandingkan dengan lemak jenuh dan trans lemak.
Kolesterol dalam makanan hanya berkontribusi sekitar 20% dari kolesterol dalam tubuh, sedangkan sebagian besar kolesterol dalam tubuh diproduksi oleh hati. Maka dari itu, bagi penderita kolesterol diperbolehkan untuk mengonsumsi telur, namun dengan jumlah yang cukup.
Sebab, telur juga memiliki bermacam-macam kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan tubuh, di antaranya meliputi:
Baca Juga: Wow, Ini Rahasia Makan Telur tapi Tetap Rendah Kolesterol!
Penting untuk diingat, bahwa telur mengandung nutrisi baik yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Maka konsumsi telur bagi penderita kolesterol tidak sepenuhnya buruk.
Melansir dari Harvard Health, bagi orang yang sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit kolesterol atau jantung, diperbolehkan untuk mengonsumsi satu butir telur per hari untuk menjaga kadar kolesterol tetap normal dan kesehatan jantung.
Lalu bagaimana dengan orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi?
Berdasarkan penelitian American College of Cardiology mengungkapkan bahwa konsumsi telur untuk penderita kolesterol idealnya adalah 4-5 butir per minggu. Supaya terhindar dari risiko penyakit kardiovaskular, seperti jantung dan stroke.
Meskipun begitu, jumlah yang tepat sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu dan disarankan bagi Anda untuk tetap berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu, supaya mengetahui batas aman dalam konsumsi telur.
Disisi lain, Anda juga bisa mengonsumsi putih telurnya saja, karena putih telur memiliki kolesterol yang lebih rendah dibandingkan dengan kuning telur.
Setelah mengetahui tentang batasan jumlah konsumsi telur bagi penderita kolesterol, maka selanjutnya Anda juga perlu mengetahui olahan telur yang baik, supaya telur yang dikonsumsi tidak hanya lezat, namun juga sehat.
Umumnya, tidak banyak orang yang mengetahui cara memasak telur yang tepat, sehingga bisa mengurangi protein yang terkandung di dalam telur, salah satunya adalah memasak telur dengan suhu yang tinggi dan waktu yang lama.
Untuk itu, supaya kolesterol tidak tinggi, maka Anda perlu memasak dengan menggunakan metode kalori rendah, yakni dengan merebus atau mengukus telur.
Cara ini dinilai efektif, karena tidak memerlukan tambahan minyak atau mentega selama prosesnya. Berikut kami berikan ulasan selengkapnya terkait dengan metode tersebut:
Merebus telur dapat dianggap sebagai pilihan yang relatif sehat dalam memasak telur untuk penderita kolesterol, karena proses perebusan umumnya tidak melibatkan penggunaan minyak atau lemak tambahan, yang dapat membantu mengurangi konsumsi lemak jenuh dan kolesterol.
Caranya pun cukup mudah, Anda hanya perlu menyiapkan panci yang berisi air bersih secukupnya, kemudian setelah air mendidih masukkan telur ke dalam panci dan tunggu sekitar 10-15 menit hingga telur tersebut matang.
Dengan metode ini, Anda pun bisa menentukan sendiri waktu untuk menentukan tingkat kematangan yang diinginkan.
Selain merebus, mengukus telur juga bisa menjadi alternatif bagi penderita kolesterol tinggi yang ingin mengonsumsi telur. Sebab, proses ini juga tidak memerlukan tambahan minyak ataupun mentega.
Cara memasaknya juga tergolong mudah, Anda cukup menyiapkan panci kukusan dengan air mendidih, kemudian letakkan telur di atas kukusan, tutup rapat, dan kukus dengan api sedang sesuai dengan tingkat kematangan yang diinginkan.
Sebagai variasi, Anda bisa menyajikan telur kukus dengan salad sayur atau menambahkannya dalam hidangan sup sayur atau sup bakso.
Mengingat penggunaan minyak dan mentega tidak baik untuk penderita kolesterol tinggi, maka hindari mengonsumsi telur dengan cara digoreng atau didadar. Karena cara ini justru akan menambah jumlah kadar kolesterol yang terdapat pada telur.
Diketahui kandungan kolesterol pada telur dadar dan telur goreng cukup tinggi yakni mencapai 313 mg per sajian.
Baca Juga: Simak! 10 Cara Ampuh Mengurangi Kolesterol Tinggi Tanpa Obat
Bagi penderita kolesterol tinggi, sebaiknya memilih jenis telur yang rendah kandungan kolesterol dan diperkaya dengan omega-3.
Omega-3 adalah jenis asam lemak sehat yang membantu mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
Telur omega juga umumnya tidak mengandung kolesterol jahat berbeda dengan telur ayam konvensional yang kemungkinan kadar kolesterol LDL-nya tinggi.
Berikut kami berikan ulasan jenis telur yang diperkaya omega-3 yaitu:
Telur ayam kampung cenderung memiliki kandungan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan dengan telur ayam ras atau telur bebek. Selain itu, telur ini juga dikenal memiliki kandungan omega-3 yang lebih tinggi, yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
Untuk Anda yang mencari telur dengan kandungan omega 3 yang lebih tinggi, kini ada solusinya, yaitu Smart Eggs. Telur ini merupakan telur ayam yang diperkaya kandungan omega 3 dengan cara yang alami dan organik di peternakan Indofarm.
Bahkan, kandungan omega 3 Smart Eggs ini lebih tinggi dari telur ayam kampung.
Telur hijau juga diperoleh dari ayam hitam yang berasal dari persilangan ayam cemani yang langka. Lalu, telur ini juga diyakini memiliki kandungan omega-3 yang lebih tinggi dan kolesterol yang rendah dibandingkan dengan telur ayam konvensional.
Telur hijau merupakan produk yang hanya ada di Indofarm. Segera cek halaman produk Indofarm untuk informasi lebih lanjut.
Demikian pembahasan mengenai bahaya atau tidaknya makan telur untuk penderita kolesterol yang bisa menambah wawasan Anda, supaya lebih aware dengan kesehatan. Semoga bermanfaat!