

Sistem kandang ayam petelur akan menentukan kualitas dari proses budidaya ayamnya. Sebab, faktor seperti jumlah ayam dan metode perawatannya dipengaruhi oleh sistem apa yang diterapkan pada kandang ayam petelur.
Oleh sebab itu, mari simak apa saja sistem yang dapat Anda terapkan untuk kandang ayam serta perawatan yang tepat melalui uraian berikut ini:
Ukuran dan luas kandang menjadi faktor utama saat membangun kandang ayam. Anda bisa menentukannya dari dua hal di bawah ini agar lebih efektif dan efisien:
Seberapa banyak ayam yang dipelihara menentukan ukuran kandang ayam. Umumnya, ukuran 2,5 m dan tinggi 4-8 m sudah ideal untuk 8 sampai 12 ekor ayam. Bila melebihi jumlah tersebut, Anda bisa menyesuaikannya agar lebih luas.
Untuk menghindari populasi berlebih dalam satu kandang, gunakan umur ayam sebagai faktor penentu ukuran kandang. Sebagai contoh, populasi yang ideal dalam kandang 2,5 meter adalah:
Populasi tersebut memastikan ayam nyaman karena lebih leluasa saat bergerak.
Baca juga: Panduan Cara Ternak Ayam Petelur untuk Pemula
Ayam bisa Anda tempatkan secara berkelompok atau individual. Terdapat berbagai sistem kandang bagi ayam petelur sesuai kebutuhannya, yaitu:
Sistem kandang ini mirip dengan rumah panggung, sebab setiap sisinya terbuka. Lantai kandang tidak bersentuhan langsung dengan tanah. Ini membuat kandang mudah dibersihkan karena kotoran ayam jatuh langsung ke tanah.
Kandang baterai atau tunnel berbentuk seperti lorong. Ayam akan berbaris di kandang sehingga lebih mudah dalam pemberian pakan. Terdapat wadah khusus juga agar ayam tidak berebut pakan.
Sistem kandang ayam petelur satu ini mengombinasikan sistem setengah tertutup dan terbuka. Dinding kandang berasal dari kayu atau bambu. Terdapat fan atau blower untuk pengaturan suhu kandang.
Kandang ini lebih unggul karena kelembapan dan sirkulasinya bisa diatur melalui sistem. Produktivitas ayam pun lebih lancar, sehingga Anda sebagai peternak akan mendapatkan keuntungan.
Bila Anda ingin keamanan biologis ayam lebih terjamin, gunakan sistem kandang close house. Ventilasi kandang ini lebih baik, yang mana membantu udara serta iklim dalam kandang lebih kondusif. Jadi, ayam pun terhindar dari risiko stres.
Demi memaksimalkan kualitas ayam, terapkan sistem perawatan di bawah ini:
Sistem ventilasi pada kandang penting agar kelembapan udaranya pun ikut baik. Ventilasi kandang dapat menggunakan sistem tunnel atau cross flow.
Sistem tunnel menggunakan cooling pad dan mengalirkan udara dari arah depan ke belakang kandang. Sementara itu, sistem cross flow akan mengalirkan udara dari arah bawah ke atas. Sistem ini biasanya menggunakan exhaust fan.
Bersihkan kandang agar tidak menjadi sarang penyakit. Angkat seluruh peralatan dari kandang, lalu bersihkan di luar kandang.
Lantai serta dinding kandang bisa dibersihkan dari sisa pakan dan kotoran. Caranya, sikat kandang dengan sabun dan air bersih. Lalu, selesaikan dengan penyemprotan disinfektan agar patogen dalam kandang mati.
Hindari kandang lembap agar tidak tumbuh jamur. Mencuci kandang di pagi atau siang hari lebih baik, jadi kandang bisa langsung kering. Pastikan kelancaran ventilasi kandang agar membantu pengeringannya.
Demikian cara menentukan ukuran kandang, sistem kandang ayam petelur, hingga cara merawat kandangnya. Kesehatan dan produktivitas ayam petelur pun lebih terjamin dengan kandang yang sesuai.
Untuk Anda yang ingin mendapatkan telur segar berkualitas, jangan ragu pilih Indofarm. Terdapat Telur Omega 3 hingga Telur Ayam Kampung di Indofarm. Telur organik, higienis, dan kaya nutrisi. Jadi, hubungi Indofarm untuk merasakan kualitas telur unggulan!