

Telur Omega 3 sering kita jumpai di banyak pusat perbelanjaan. Telur ini dikatakan memiliki kandungan Omega 3 yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Meskipun demikian, apakah telur ini benar-benar mengandung Omega 3? Bukankah Omega 3 biasanya didapat dari makanan yang berasal dari ikan? Yuk kita simak penjelasan berikut!
Baca Juga : Jangan Makan Telur Organik Sebelum Tahu Hal Ini!
Omega 3 adalah asam lemak esensial yang berperan penting dalam tubuh. Tubuh manusia tidak bisa memproduksi Omega 3, sehingga harus diserap dari berbagai sumber makanan. Ada tiga jenis Omega 3, yaitu Alpha-Linolenic Acid (“ALA”), Eicosapentaenoic Acid (“EPA”) and Docosahexaenoic Acid (“DHA”).
Dikutip dari Halodoc, Omega 3 memiliki manfaat untuk menurunkan risiko beberapa penyakit seperti gangguan jantung, pernafasan, dan auto-imun, serta mencegah menurunnya fungsi kognitif dan demensia. Selain itu, Omega 3 juga baik untuk kesehatan mata, perkembangan otak dan sistem saraf pada bayi, mengurangi depresi, anti inflamasi, dan mencegah kanker. Telur ini juga mengandung asam lemak jenuh yang rendah dibanding jenis telur ayam lainnya. Akan sangat baik jika kamu mendapat asupan Omega 3 rutin setiap hari.
Banyak yang mengira proses pembuatan telur melalui proses rekayasa genetika. Padahal cara pembuatannya cenderung sederhana dan tidak memerlukan teknologi tinggi. Sama seperti makhluk hidup pada umumnya, ayam yang mengonsumsi banyak Omega 3 akan memiliki kandungan Omega 3 yang banyak di dalam tubuhnya, termasuk telur yang akan dihasilkan.
Oleh karena itu, kita perlu memberi makan ayam petelur dengan makanan yang mengandung banyak Omega 3, seperti biji rami. Biji rami mengandung banyak ALA, dimana ALA akan diuraikan menjadi DHA, dan kemudian ditransfer ke telur. Meskipun demikian, kita tetap harus mengombinasikannya dengan pakan bergizi lainnya juga, supaya kebutuhan gizinya terpenuhi.
Jawabannya sederhana, Telur Omega 3 mengandung lebih banyak Omega 3 dari pada telur ayam biasa. Dalam Jurnal Food Chemistry, sebuah penelitian di Australia pada 2006 menyatakan bahwa kuning telur reguler dan organik biasanya mengandung sekitar 1,3 persen asam lemak Omega 3. Sedangkan, kuning Telur Omega 3 dapat mengandung hingga 6 persen asam lemak ini.
Ciri-ciri telur ini adalah kuning telur yang memiliki warna jingga pekat dan lebih padat sehingga tidak mudah hancur, bahkan kuning telur dapat diangkat dengan tangan tanpa pecah. Selain kuning telur, putih telurnya pun cenderung lebih kental dibanding telur biasa.
Baca Juga : Makan Telur Mentah, Adakah Manfaat dan Akibatnya?
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa telur ayam bisa mengandung Omega 3. Telur ini bisa menjadi solusi bagi kita supaya mendapat asupan gizi yang cukup tiap hari dengan cara yang mudah.
Jika kamu mencari Telur Omega 3, maka Indofarm solusinya. Indofarm merupakan produsen telur ayam organik berkualitas tinggi. Telur Indofarm memiliki kandungan nutrisi 3x lebih banyak dari telur ayam biasa dan bebas dari bahan kimia berbahaya serta bakteri salmonella & aflatoxin.
Tidak hanya telur biasa, Indofarm juga menyediakan telur ayam kampung, telur puyuh organik dan telur hijau dari ayam hitam yang tentunya semua mengandung Omega 3. Yuk penuhi kebutuhan gizimu dengan mengonsumsi 2 butir telur Indofarm setiap hari!
Kunjungi halaman produk Indofarm untuk informasi lebih lanjut!