

Mengkonsumsi sayuran tentunya merupakan gaya hidup yang sehat. Saat akan membelinya, Anda perlu memastikan sayuran tersebut dalam keadaan segar. Agar Anda tidak keliru, terdapat cara memilih sayuran yang baik yang bisa dilakukan.
Mulai dari memastikan sayuran bebas dari pestisida hingga memperhatikan kondisi sayuran saat akan dibeli atau dipetik langsung dari kebun pribadi. Pasalnya sayuran yang dijual di pasaran sebagian ditanam tanpa pestisida, namun sebagian lainnya ada yang menggunakan pestisida.
Umumnya petani menggunakan pestisida sebagai pembunuh hama. Namun hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama. Lebih lengkapnya artikel ini akan membahas mengenai kondisi sayuran yang baik untuk kesehatan tubuh.
Baca Juga: 10 Ciri Telur Ayam yang Baik, Segar dan Normal
Hidup sehat dimulai dari menentukan jenis makanan yang dikonsumsi. Meski sayuran terbilang sehat untuk dimakan, namun Anda perlu jeli dalam memilih sayuran yang baik dan sehat untuk dikonsumsi bersama keluarga.
Mengapa pestisida tidak aman untuk tubuh? Pasalnya pestisida mengandung bahan kimia yang jika dikonsumsi dalam waktu lama bisa menyebabkan penyakit berbahaya. Maka cara memilih sayuran yang baik dan sehat yaitu dimulai dengan memilih sayur yang bebas pestisida.
Adapun ciri-ciri yang bisa kita temukan pada sayuran yang menggunakan pestisida diantaranya sebagai berikut.
a) Sayuran Berwarna Hijau Pekat
Ciri pertama yang bisa Anda perhatikan adalah dari warna sayuran yang terlalu mencolok dan pekat. Pasalnya sayuran yang bebas pestisida biasanya memiliki warna lebih natural dan tidak terlalu hijau meski demikian Anda juga perlu memperhatikan ciri lainnya.
b) Sayuran Tanpa Lubang
Sayuran yang non pestisida biasanya memiliki lubang. Lubang pada sayuran merupakan tanda dari adanya gigitan hama seperti ulat. Sedangkan sayuran yang menggunakan pestisida biasanya lebih mulus karena tidak ada hama yang mau memakannya.
c) Berukuran Besar
Terkadang kita lebih cenderung memilih sayuran yang mulus, segar, dan ukurannya lebih besar. Namun kita perlu hati-hati karena sayuran yang tampak sempurna berpotensi besar mengandung pestisida. Terlebih jika ukurannya tidak normal.
Sebuah perusahaan nirlaba bernama EWG merilis beberapa daftar sayuran yang banyak mengandung pestisida. Berikut ini informasinya berdasarkan yang dikutip dalam Huffington Post.
Namun Anda tidak perlu khawatir, jika sudah terlanjur membeli sayuran yang terkontaminasi pestisida Anda bisa mencucinya dengan merendamnya terlebih dahulu dalam air garam. Sedangkan untuk membersihkannya bisa dilakukan dengan air yang mengalir.
Selanjutnya cara memilih sayuran yang baik adalah pastikan sayuran tampak segar dan tidak layu. Hal tersebut akan mempengaruhi kualitas nutrisi pada sayuran.
Pada sayur yang layu kita akan menemukan tangkai pada sayuran tersebut telah lemas. Sedangkan sayuran yang segar biasanya memiliki batang yang mudah dipatahkan.
Selain itu pada jenis sayuran umbi-umbian bisa terlihat adanya keriput dan teksturnya lebih lembek. Hal ini menandakan sayuran tersebut sudah tidak segar dan tidak layak untuk dikonsumsi.
Sayuran yang berusia muda dan lebih kecil diketahui lebih sehat untuk dikonsumsi. Pasalnya sayuran yang masih muda memiliki nutrisi yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis sayuran yang berukuran lebih besar.
Ciri-ciri sayuran muda adalah sebagai berikut:
Selain dilihat dari tekstur dan ukuran sayuran, cara memilih sayuran yang baik adalah perlu memastikan sayuran segar melalui baunya. Sayuran yang segar akan memiliki aroma yang kuat, hal ini menandakan usia dari sayuran tersebut.
Selain itu melalui bau pada sayuran kita dapat mendeteksi adanya pembusukan atau tidak pada sayuran. Pestisida pada sayuran juga dapat diketahui pada bau kimia yang dihasilkan dari sayuran tersebut.
Tahukah Anda, bahwa sayuran yang belum dicuci ternyata lebih sehat? Misalnya saja pada umbi-umbian seperti kentang yang masih terbalut tanah. Hal ini mengindikasikan sayuran tersebut masih memiliki pelindung alami.
Kelebihan dengan memilih sayuran yang masih terbalut tanah adalah dapat disimpan lebih lama. Maka saat akan membeli sayuran utamakan memilih sayuran yang masih memiliki noda atau terbalut tanah dibandingkan dengan sayuran yang mulus dalam kemasan.
Selain untuk mengetahui ada atau tidaknya kontaminasi pestisida, cara memilih sayuran yang baik melalui warna sayuran juga dapat mengindikasikan kondisi dari sayuran tersebut. Misalnya warna semburat hijau yang terjadi pada kentang yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.
Jika Anda menemukan kondisi tersebut pada kentang, maka perlu diwaspadai dan sebaiknya tidak dibeli. Pasalnya warna tersebut menandakan kentang tersebut mengandung solanine atau zat yang beracun yang tidak aman untuk kesehatan tubuh.
Contoh lainnya yaitu warna kecoklatan pada sayuran terong yang menandakan sayuran tersebut mengalami pembusukan. Sedangkan warna kuning pada sayuran pare merupakan tanda pare tersebut sudah matang, namun jika dimasak akan menjadi lembek.
Sehingga penting bagi Anda untuk memilih sayuran yang memiliki warna yang merata. Anda juga bisa mencari tahu hal penting lainnya melalui berbagai sumber informasi mengenai kondisi dan warna sayuran yang baik untuk dipilih.
Membeli sayur langsung dari petani memugkinkan Anda untuk mendapatkan sayuran yang segar karena baru dipanen. Bahkan Anda bisa memiliki banyak pilihan sayuran yang hendak dibeli jika Anda tinggal di Desa.
Untuk yang tinggal di kota, kini Anda bisa menggunakan aplikasi yang memudahkan Anda untuk mendapatkan sayuran segar langsung dari petani.
Selain membeli sayuran dari petani secara langsung, tips berikutnya untuk cara memilih sayuran yang baik yaitu dengan membeli sayuran lebih awal di pagi hari. Hal ini dikarenakan sayuran yang dibeli di pagi hari lebih segar yang didatangkan langsung dari petani.
Sedangkan jika membeli sayuran di siang atau sore hari, tentunya sayuran yang dibeli sudah tidak segar dan pilihan sayuran pun terbatas karena stok mulai berkurang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berbelanja sayuran lebih awal di pagi hari.
Baca Juga: 7 Manfaat Makan Salad Buah dan Sayur bagi Tubuh
Cara memilih sayuran yang baikyang telah dijelaskan pada poin-poin diatas bisa Anda praktekkan ketika akan membeli sayuran. Pasalnya sayuran yang segar dan tanpa pestisida lebih sehat untuk dikonsumsi, sehingga pastikan sayuran yang dipilih memiliki kondisi yang baik.
Selain mengkonsumsi sayuran, tubuh juga membutuhkan asupan nutrisi lainnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Untuk itu, Anda bisa mengonsumsi telur yang memiliki banyak kandungan gizi. Salah satu jenis telur terbaik yang bisa dikonsumsi adalah telur omega 3.
Omega 3 merupakan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan otak, jantung, dan daya tahan tubuh. Anda juga bisa memilih Telur Omega 3 Indofarm yang dihasilkan secara organik, sehingga terbebas dari bakteri dan bahan kimia berbahaya.
Cek halaman produk Indofarm untuk dapatkan informasi lebih lanjut.