

Perkembangan janin yang sehat ditandai dengan kenaikan berat badan janin (BBJ) yang sesuai dengan usia kandungan. Apabila dokter menemukan berat badan janin yang masih kurang dan belum mencapai berat yang normal, ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi makanan penambah berat badan janin.
Ada banyak jenis makanan yang bisa dikonsumsi ibu hamil untuk menambah berat badan janinnya. Tentunya, makanan yang masuk ke dalam tubuh ibu hamil tidak boleh sembarangan. Ibu hamil harus bisa memastikan bahwa makanan yang dikonsumsinya bergizi tinggi dan baik untuk kesehatan janinnya.
Baca Juga: Wow! Ini Cara Tepat Menjaga Kesehatan Ibu Hamil
Di bawah ini adalah 9 jenis sumber makanan yang baik untuk ibu hamil dan bergizi untuk janin. Makanan-makanan berikut terbukti dapat meningkatkan berat badan janin dalam waktu yang cukup singkat :
Pada trimester pertama dan kedua kehamilan, perkembangan janin sangat pesat. Sayuran hijau sangat penting sebagai sumber vitamin dan mineral yang menunjang tumbuh kembang janin. Sayuran seperti kangkong, brokoli, bayam dan asparagus mengandung antioksidan yang tinggi.
Selain itu, sayuran hijau tersebut juga mengandung asam folat, zat besi kalium dan kalsium serta serat harian yang dibutuhkan tubuh ibu dan janin.
Bagi ibu hamil yang ingin menambah berat badan janinnya, disarankan untuk mengkonsumsi 200 sampai 500 ml susu dalam sehari. Susu mengandung kalsium yang tinggi, di mana kalsium berperan dalam tumbuh kembang tulang janin.
Susu juga bermanfaat sebagai sumber protein serta vitamin yang dapat menambah energi pada ibu hamil. Konsumsi susu secara rutin selama kehamilan terbukti baik untuk menjaga kesehatan
Ibu hamil membutuhkan setidaknya 1000 mg kalsium untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan janinnya. Salah satu sumber makanan penambah berat badan janin yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut adalah yoghurt.
Yoghurt kaya akan kalsium, vitamin B, protein dan nutrisi yang dibutuhkan untuk membentuk tulang. Ibu hamil dapat mengkonsumsi yoghurt sebagai camilan.
Keju merupakan produk olahan susu yang juga baik dikonsumsi ibu hamil untuk menaikkan berat badan janinnya. Bagi ibu hamil yang tidak memiliki intoleransi terhadap laktosa, konsumsi susu dan produk olahannya dapat dilakukan secara rutin.
Di dalam keju terdapat protein, kalsium, zinc dan vitamin B yang sangat bermanfaat baik ibu maupun janinnya. Keju merupakan salah satu sumber energi bagi ibu hamil, keju pun dapat meningkatkan berat badan janin sehingga terhindar dari bayi yang terlahir dengan berat badan rendah.
Salah satu buah yang kaya akan folat dan baik untuk meningkatkan berat badan janin adalah alpukat. Buah ini mengandung variasi vitamin yang bermanfaat selama kehamilan seperti vitamin K, E, B5, B6 dan vitamin C. alpukat dapat dikonsumsi dengan cara dimakan langsung, dijadikan bahan salad buah atau dijus.
Akan tetapi, sebaiknya ibu hamil mengurangi penggunaan gula ketika akan mengolah alpukat menjadi sajian seperti jus maupun sup buah.
Ikan salmon dan beberapa ikan laut lainnya mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi. Asam lemak ibi baik untuk perkembangan janin baik untuk tubuhnya maupun perkembangan otaknya. Masa-masa di dalam kandungan adalah periode emas yang sayang jika terlewatkan begitu saja.
Bagi ibu hamil yang ingin mengkonsumsi berbagai jenis ikan laut selain salmon, hati-hati terhadap ikan yang mengandung merkuri.
Telur juga merupakan salah satu makanan penambah berat badan janin yang terbukti efektif. Semua kandungan yang terdapat dalam telur seperti protein, vitamin A, vitamin D, asam folat dan zat besi penting untuk perkembangan janin.
Mengkonsumsi telur secara rutin selama masa kehamilan dapat menurunkan risiko bayi lahir cacat dan mampu melindungi janin dalam kandungan dengan memperkuat selaput ketuban.
Daging ayam tanpa lemak merupakan sumber protein yang berkualitas. Protein yang terkandung di dalam daging ayam membantu pertumbuhan janin dengan mempercepat perkembangan sel ototnya. Ayam juga baik dikonsumsi ibu hamil karena mengandung zat besi yang dapat mencegah anemia selama kehamilan.
Berikutnya adalah kacang kedelai. Produk olahan dari kacang kedelai seperti tahu, tempe, susu atau sari kedelai mengandung protein yang tinggi. Kcang kedelai juga dapat memenuhi kebutuhan mineral ibu hamil. Selain itu, kacang kedelai juga mengandung zat besi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil.
Jenis kacang-kacangan lain selain kacang kedelai juga baik dikonsumsi selama masa kehamilan. Contohnya seperti kacang tanah, kacang polong dan lentil, jenis kacang tersebut mengandung protein, serat, kalsium, magnesium, fosfor dan zinc.
Baca Juga: 8 Manfaat Telur Puyuh untuk Ibu Hamil dan Batasannya!
Selain 9 makanan penambah berat badan janin yang disebutkan di atas, masih banyak lagi makanan untuk menaikkan berat badan janin lainnya. Beberapa di antaranya adalah ubi jalar, jus jeruk, gandum, minyak zaitun hingga telur.
Dari berbagai pilihan makanan di atas, makanan yang memiliki gizi paling lengkap adalah telur. Anda bisa memilih telur yang berkualitas agar hasilnya lebih maksimal.
Telur Indofarm dihasilkan dari peternakan organik. Dengan suasana alami dan higenis, ayam kampung Indofarm dipelihara secara free-range. Oleh karenanya, telur Indofarm bernutrisi tinggi serta terhindar dari berbagai bakteri dan bahan kimia berbahaya.
Yuk kunjungi halaman produk Indofarm untuk informasi lebih lengkap mengenai Telur Omega 3 Organik, Telur Ayam Kampung Omega 3, ataupun Telur Hijau dari Ayam Hitam!